Posting lagi nih, tema nya sih tentang hukum gitu, aku mau mencuci mencurahkan isi pikiran yang ada di otakku. Apalagi, hukum di negara ini sudah sangat kacau, hukum ini pun sudah semakin aneh, mengingat pencuri ayam dihukum bertahun-tahun (bukan yang ada di iklan tu, tu sih eskrim ekstrim banget), sedangkan yang “main” maupun yang korupsi menjadi artis dan masuk penjara TV terus. Jadi, sudah tau kan post berikut tentang apa? Bukan resep ayam goreng!!! Pikir lagi. BUKAN MENCUCI BAJU!!! Udah lah, post ini tentang korupsi di indonesia yang sudah semakin ELIT marak. Gak setuju? Baca aja laah. Ha, minum? Ntar aku kasih…
. . .
ABORSI KORUPSI
Sebuah pikiran dalam otakku memikirkan sesuatu. Mengapa aku perempuan? Ok, bukan itu. Mengapa banyak korupsi dikalangan pejabat atau orang kaya yang udah jelas-jelas goblok kaya raya? Mereka kan udah punya “simpanan” gaji yang banyak, dan tentu aja udah ditambah korupsi tunjangan-ini-itu-segala-macam-apa-namanya-aku-gak-tau, kok masih kurang? Emang kalian hai koruptor, mau beli apa? Mau buat apa? Mau kawin lagi?(lho?). Lebih baik mereka memberi ke sesama koruptor manusia yang masih kurang mampu (seperti saya), dengan begitu kan lebih berarti dan bermakna. Sungguh, perbuatan seperti itu akan mendatangkan bencana maksiat musibah kesenangan lahir dan batin, dan tentu saja akan mendapatkan pahala yang besar.
Jadi, marilah kita korupsi memberi bersama-sama dan sebanyak yang kita mampu. Dan satu lagi, aku tekankan sekali lagi, JANGAN MENGKONSUMSI NARKOBA, karena sangat baik bagus untuk kesehatan (polisi yang menangkap kalian. Kok bisa? Ya bisa lah! Mereka kan digaji, apalagi abis nangkap kalian, mereka makan dikedai mang umang(mirip nama binatang ya?), mesan sate, terus pulang, tidur, kan mereka sehat! Terus, terus, udah lah, tu masalah lain). Sedangkan kalian? Jumpa aku di “tempat jajan” penjara sana.
Baiklah, kita klarifikasi lagi, dibawah ini ada percakapan dua manusia yang jelek (pas aku bikin cakep langsung ada petir dang, susah bohong ni), tapi mereka sama-sama pintar, katanya juga mereka sedang membahas tentang kondomisasi korupsi, siapa lagi kalau bukan Bima dan Tian. Mari potong tepuk tangan. Oiya jadi lupa, “Bima” tu panggilan aku disekolah, “Tian” panggilan aku sejak kecil dan juga panggilan dirumah tentunya. Kalau di mall? Apa itu mall? Ok intinya…
>bima : ngapa orang korupsi masih banyak ya?<
>tian : karena yang korupsi masih idup!<
>bima : tukang rumput lagi ee’ juga tau! Kalo yang motong rumput korupsi udah mati, korupsi ilang gak ya?<
>tian : ya gak lah, yang korup kan gak cuma satu orang, tapi banyak. Ada yang dikit, sedang, banyak, ada juga yang gak korupsi.<
>bima : eh? Kalo dia gak korupsi, trus kok dia bisa korupsi?<
>tian : mungkin aja dia di suap sama orang yang korupsi gitu, atau mungkin nemu bungkusan, trus dibawa pulang, trus dibakar. Ternyata isinya duit.<
>bima : TRUS APA GUNANYA DIA BAWA PULANG?! TRUS JUGA DIMANA LETAK KORUPSINYA?!<
>tian : kan udah dibilang, mungkin aja dia di suap!<
>bima : iya ya? Aku mau lah di suap. Biasanya yang di suap tu, sama anak gadis orang gak?<
>tian : dasar anak idiot! Di suap tu, susah jelasinnya. Besok pas sekolah, tanya sama kepala sekolah guru yang paling idiot pintar, di suap tu apa maksudnya?!<
>bima : males!<
>tian : tokai!<
Setelah percakapan itu, aku sadar, aku belum makan. Intinya, masalah ini gak akan pernah selesai kalo kita lapar ikut-ikutan korup, jadi jangan pernah korupsi kalo emang cuma untuk hal yang gak berguna. Oiya, kalo kalian juga koruptor atau apa lah namanya yang berkaitan dengan kasus ini, TOLONG! Jangan penjarakan saya pak, saya cuma anak kecil yang bau badan pak, saya cuma makan tiga kali sehari pak, tukang sampah aja masih cakepan dia daripada saya pak (melas mode : on). Iya pak? Gak mau penjarain saya? Makasih ya pak. Semoga bapak bisa poligami ya pak!
Baiklah, selesai juga satu masalah di Indonesia. Di lain waktu, mari kita bicarakan hal-hal yang emang gak pantas kita bicarakan ya, aku sih berharap aku bisa bicarain tentang artis gitu, tapi aku segan lah, YANG BACA BLOG INI KAN ARTIS SEMUA, JADI, AYOK MARI, SEMUANYA BACA DAN KALO PERLU FOLLOW YA, BIAR KALIAN JADI ARTIS (gyahahaha, siasat promosi yang bagus sekali). Jadi sekali lagi, mari kita berkarya tanpa makan ada halangan yang bisa membuat kita down. Kata-kata bijak : “jangan berkarya sebelum makan, dapat mengakibatkan kematian (ok gak segitu, baca : lapar)”. Sekian dulu dari saya, makasih untuk kalian semua yang udah korupsi baca ya, semoga aja kalian dapat sesuatu yang kalian inginkan. Baiklah, selamat makan……..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar